Jepang Terancam Krisis Pemerintahan

Perdana Menteri (PM) Jepang Yoshihiko Noda mengajukan usulan kepada partai oposisi serta parlemen jepang untuk menaikkan pajak negara sebesar dua kali lipat hingga 2015. Bukan tanpa alasan PM Noda mengajukan usulan kenaikan pajak, justru usulan kenaikan pajak bertujuan untuk menutupi utang negara yang sudah amat besar. Pengajuan kenaikan pajak yang dilakukan oleh PM Noda secara bertahap dari 5 persen menjadi 10 persen hingga tahun 2015 memicu adanya keretakan internal di dalam partai yang dipimpin oleh Yoshihiko Noda yaitu Partai Demokratis Jepang (DJP). Sebanyak 57 anggota parlemen dari DJP yang dipimpin Noda justru menolak kenaikan pajak itu.[1] Banyaknya anggota DJP yang menolak usulan PM Noda, tidak dapat dihindari akan menuai adanya krisis pemerintahan di masa kepemimpinan Noda.  Akan tetapi, PM Noda mendapatkan persetujuan dari anggota parlemen sebanyak 363 dari 459 anggota parlemen. Majelis rendah jepang menyepakati kenaikan pajak secara bertahap dari saat ini 5 persen menjadi 10 persen hingga tahun 2015 mendatang. 

Walaupun usulan tersebut telah disetujui oleh majelis rendah, bukan berarti bahwa usulan kenaikan pajak telah sah. PM Noda perlu berusaha untuk mendapatkan dukungan dari dua partai oposisi lain dan PM Noda juga harus berusaha untuk mendapatkan peresetujuan dari majelis tinggi. Namun dari usulan tersebut menuai adanya penolakan dari anggota DJP sendiri, mereka yang dipimpin oleh Ichiro Ozawa berpendapat bahwa kenaikan pajak tidak ada dalam program kampanye.[2]

Menurut reviewer dari artikel di atas, sikap yang dilakukan oleh PM Noda terkait menaikkan pajak negara sebesar dua kali lipat hingga 2015 itu merupakan sikap yang rasional demi menyelamatkan politik pemerintahan jepang. PM Noda mengambil langkah yang justru bertentangan dengan anggota dari partai yang dipimpinnya, karena PM Noda beranggapan bahwa kenaikan pajak negara akan mempengaruhi politik dalam negeri jepang. Keberhasilan politik dalam negeri suatu negara tidak terlepas dari adanya suatu kebijakan yang dikeluarkan oleh pemimpin negara. Kenaikan pajak merupakan hal yang paling efektif untuk membuat situasi politik negara aman dan untuk menutupi hutang negara serta membiayai kesejahteraan sosial. Akan tetapi peningkatan pajak dinilai sebagai kebijakan pahit dan menimbulkan kericuhan di antara parlemen jepang. Langkah yang diambil oleh PM Noda juga akan membahayakan keutuhan DJP, ditakutkan mereka yang menolak akan keluar dari partai tersebut dan membentuk formasi politik baru. Selain itu, hal ini juga akan berdampak pada dukungan dari masyarakat Jepang terhadap PM Noda di pemilihan umum selanjutnya.

Hal ini diperjelas oleh Harumi Hori dalam bukunya “The Changing Japanese Political System”[3] dijelaskan bahwa LDP juga mendukung kenaikan pajak yang di usulkan oleh PM Noda, itu bukan semata-mata untuk menutupi hutang negara. Akan tetapi kurangnya angka jumlah umur produktif di Jepang dan banyaknya pekerja yang telah pensiun menjadi salah satu alasan juga untuk kenaikan pajak negara. Pemerintah menanggung beban yang sangat tinggi, selain memikirkan hutang negara pemerintah juga masih harus memberikan jaminan kepada pensiun sedangkan rata-rata umur produktif masyarakat jepang kurang. Sehingga menaikkan pajak negara menjadi sebuah solusi bagi PM Noda untuk menutupi hutang negara serta memberikan kesejahteraan sosial bagi masyarakat Jepang.

Neni Parida    10/296661/SP/23858


[1] Jepang Terancam Krisis Pemerintahan, (online) http://www.suarapembaruan.com/home/jepang-terancam-krisis-pemerintahan/21747>, 29 September 2012.

[2] Ibid.,

[3] Harumi Hori, The Changing Japanese Political System, Taylor & Francis e-Library, 2005, (online) < http://www.eBookstore.tandf.co.uk>, 26 September 2012.

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s