New Japanese Finance Minister Seen Sticking to Policy Line

Perdana menteri jepang, Yoshihiko noda melantik menteri keuangan yang baru yaitu Koriki Kojima yang berasal dari partai Demokrat Jepang. Perubahan kabinet pemerintahan Noda yang ketiga kalinya dianggap sebagai usaha untuk meningkatkan rating partai Demokrat yang sedang menurun.Analisis para ahli melihat bahwa kojima dan sembilan menteri lainnya yang baru dilantik tidak memiliki pengaruh besar terhadap kebijakan pemerintahan. Para menteri yang baru dipilih ini kebanyakan diangkat karena tingkat kepopulerannya yang tinggi.

Pengangkatan Kojima sebagai menteri keuangan yang baru tidak akan merubah kebijakan pemerintah yang sebelumnya dimana pemerintah akan tetap menghadapi tingkat deflasi yang besar dan sebagainya. Menteriluar negeri dan pertahanan dipertahankan posisinya oleh Noda karena sedang menghadapi masalah persengketaan perebutan pulau dengan Korea Selatan. Selain itu pengangkatan Makiko Tanaka sebagai menteri pendidikan dianggap sebagai usaha untuk memopererat hubungan Jepang dengan Beijing karena ayah Makiko Tanaka, Kakuei Tanaka merupakan orang yang menormalisasi hubungan Jepang dan China empat dekade yang lalu.

Pada pemberitaan ini bisa kita lihat bahwa reshuffle kabinet yang dilakukan oleh perdana menteri Yoshihiko Noda merupakan sebuah usaha untuk memperkuat imej diri pribadi dan partai Demokrat Jepang. Hal ini dapat dilihat dari pengangkatan menteri-menteri yang baru yang didasarkan pada kepopuleran tokoh tersebut.Hal ini dikarenakan partai Demokrat sedang mengalami penurunan kepopuleran. Koriki Kojima yang diangkat sebagai menteri keuangan baru belum dikenal oleh publik mengenai pandangan serta kepiawaiannya dalam masalah perekonomian. Pada menteri pertahanan dan luar negeri tidak ada pergantian karena sedang menghadapi sengketa yang memanas dengan Korea Selatan guna memperebutkan pulau. Selain itu pengangkatan Makiko Tanaka sebagai menteri pendidikan dianggap sebagai cara untuk meningkatkan hubungan Jepang dan Beijing. Melihat semua faktor diatas maka saya berpendapat bahwa kebijakan pemerintahan dijepang tidak akan jauh berubah dari sebelumnya. Reshuffle menteri yang dilakukan hanya bertujuan untuk melancarkan politik pencitraan karena tingkat kepopuleran yang sedang Menurun bagi Noda dan partai Demokrat Jepang karena Jepang sebentar lagi akan menghadapi pemilihan umum pada tahun 2013.

Guntur Rizkiyana Muhammad
2010/296939/SP/23897

Sumber:
http://www.reuters.com/article/2012/10/01/us-japan-cabinet-jojima-finmin-idUSBRE89004F20121001

 

 

 

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s