Perlambatan Pertumbuhan Ekonomi Jepang

Pertumbuhan ekonomi Jepang saat ini sedang menghadapi kendala sehingga menyebabkan laju pertumbahan negara tersebut melambat, pada kuartal kedua tahun ini Jepang hanya mengalami pertumbuhan 0,3 persen, turun satu persen dari kuartal pertamanya. Hal ini dikarenakan adanya penurunan permintaan di pasar-pasar utama Jepang seperi Amerika, Uni Eropa, dan China, padahal perekonomian Jepang bertumpu sangat besar pada sektor ekspornya. Hal ini diperparah dengan konflik yang terjadi antara Jepang dan China terkait teritorial kedua negara tersebut, yang menyebabkan hubungan perdagangan dan bisnis kedua negara tersebut memburuk. Padahal China merupakan mitra dagang terbesar Jepang, tahun lalu Jepang mengekspor 340 miliar dollar AS ke China, sehingga sengketa ini benar-benar memukul perekonomian Jepang.[1]

Melihat adanya perlambatan pertumbuhan ekonomi di Jepang, PerdanaMentriNoda tidak tinggal diam. Beliau memerintahkan agar paket bantuan ekonomi segera dilepaskan ke pasar untuk menstimulus perekonomian Jepang. Pernyataan yang sama juga dikeluarkan oleh MentriKeuanganJepang, Koriki Jojima, bahwa pemerintah tidak akan membiarkan pertumbuhan ekonomi Jepang terus melambat. Seperti yang ditulis oleh RogerDavies dalam bukunya, Japanese Mind, bahwa kementrian keuangan Jepang memiliki otoritas yang sangat besar sehingga dapat mengintervensi pasar dan institusi keuangan lainnya di Jepang, hal inilah yang mungkin akan dilakukan oleh mentri keuangan pada saat ini untuk menyelamatkan perekonomian Jepang.

Namun, selain alasan kepentingan ekonomi, terdapat kepentingan lain disini, yaitu kepentingan politik, meskipun permasalahan eonomi tetap menjadi prioritas yang utama. Artikel ini mencantumkan pendapat komentator ekonomi JP Morgan yang mengatakan bahwa pemerintah sedang berusaha menunjukkan kompetensinya dalam menanggulangi permasalahan ekonomi dikarenakan pemilihan umum Jepang sudah dekat. Noda pada Agustus kemarin telah menjanjikan pemilu yang lebih cepat, namun belum dipastikan kapan.[2] Seperti yang kita ketahui bersama bahwa pemilihan umum di Jepang akan memilih badan legislative yang juga akan menentukan partai mana yang akan medominasi Diet, hal ini juga berarti akan terdapat kemungkinan pergantian perdana mentri Jepang. Oleh karena itu saat ini Noda sedang unjuk kebolehan dirinya dan partainya sehingga bisa mendapatkan simpatisan yang lebih untuk pemilu berikutnya.


[1] Pelita Online, Ketegangan Mewarnai Hubungan Ekonomi-Politik Jepang dan China, 17 September 2012,  <http://politik.pelitaonline.com/news/2012/09/17/ketegangan-mewarnai-hubungan-ekonomi-politik-jepang-dan-china&gt;, diakses pada 20 Oktober 2012.

[2]T. Kajimoto, Opposition demands specific election timing; Noda resists, 20 Oktober 2012,

< http://www.japantoday.com/category/politics/view/opposition-demands-specific-election-timing-noda-resists&gt;, diakses pada 20 Oktober 2012.

 

Sumber BBC online <http://www.bbc.co.uk/news/business-19986823>

 

M. Angga Krisna

11/311749/SP/24428

Aside | This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s