Noda Turun Panggung, LDP Mulai Bangkit

Berbagai permasalahan ini disebabkan oleh dua kebijakan kontroversial yang diluncurkan oleh Noda semenjak ia menjabat. Kebijakan itu meliputi pengembangan proyek tenaga nuklir di Fukushima dan kebijakan menaikkan tax consumption dua kali lipat. Dalam permasalahan nuklir, Kansai Electric Power Co dan tujuh utilitas listrik lainnya menyatakan kerugian gabungan mereka ¥ 674 milyar dalam enam bulan sampai 30 September karena meningkatnya biaya untuk menjalankan pabrik gas, minyak dan batubara untuk menebus pembangkit listrik tenaga nuklir yang hilang. Perusahaan-perusahaan menghadapi tagihan sekitar ¥ 6,8 triliun untuk bahan bakar tahun ini, hampir dua kali lipat golnya dalam 12 bulan sebelum krisis Fukushima. Kerugian yang diterima ini yang telah menjebak Jepang dalam pinjaman luar negeri yang semakin membengkak. Selain itu, peningkatan pajak konsumsi juga mengundang demonstrasi warga akibat harga barang kebutuhan yang semakin tinggi.
Secara nyata, adanya kesenjangan sosial dan ekonomi masa pemerintahan Yoshihiko Noda ditandai dengan maraknya usaha penyampaian kepentingan secara ekstrim. Usaha pencapaian ini dilakukan secara non konvensional layaknya demonstrasi biasa. Pada 23 November 2012, seorang pria bernama Koji Nagakubo pergi mengunjungi sebuah bank di Jepang dengan membawa pisau. Kemudian ia menyandera 5 orang yang berada di dalam bank tersebut. Dalam wawancara dengan seorang wartawan, Koji melakukan tindak berbahaya itu lantaran menginginkan PM Jepang Yoshihiko Noda untuk mundur dari kursi jabatan. Dari kasus ini dapat diamati bahwa kegagalan yang terjadi masa pemerintahan Noda sudah amat parah hingga udah banyak menimbulkan permasalahan terutama di bidang ekonomi. Saat ini Jepang mengalami stagnasi ekonomi, resesi berkepanjangan, dan tingkat utang yang tinggi. Politik Jepang pun tidak dapat dikatakan stabil dalam beberapa tahun belakangan ini. Negeri Sakura pun telah melakukan pergantian perdana menteri sebanyak lima kali dalam enam tahun terakhir.
Noda yang sudah tak tahan dalam menghadapi berbagai tekanan baik dari pemerintah maupun masyarakat ini akhirnya mengeluarkan pernyataan untuk membubarkan kabinet. Kebijakan ini telah dikeluarkannya beberapa minggu lalu. Tangal 16 Desember 2012 mendatang, Jepang akan melakukan pemilihan umum untuk menentukan kandidat-kandidat yang akan duduk di kursi pemerintahan. Hal ini menjadi kesempatan emas bagi LDP untuk lebih muncul kembali ke permukaan pemerintahan. Partai LDP telah mendominasi kursi pemerintahan selama 40 tahun, hingga akhirnya harus turun pada tahun 2009 dan harus memberikan singgasana pemerintahan pada DPJ karena kekalahan pemilu. Namun karena krisis ekonomi yang dihadapi Jepang pada masa pemerintahan Noda, menjadi kesempatan bagi LDP untuk menunjukkan taringnya kembali. LDP memberikan saran yang menekankan pada ‘me-restart’ reaktor nuklir yang ada. Saran ini mendapatkan respon positif dari masyarakat. Hal ini bia menjadi batu pijakan bagi LDP untuk menunjukkan aksinya yang sempat berhenti pada tahun 2009. Beberapa pengamat mengatakan bahwa kemungkinan besar LDP akan memenangkan pemilu pada 16 Desember mendatang. Dalam sebuah jajak pendapat oleh Kyodo News, menunjukkan bahwa 18,7 persen responden berencana untuk memilih LDP di bagian perwakilan proporsional pemilu, dibandingkan dengan 8,4 persen untuk DPJ dan 10,3 persen untuk Nippon Ishin no Kai (Partai Restorasi Jepang). Tidak hanya itu, survei haran bisnis Nikken, 25 persen dari total orang yang disurvei memilih LDP dalam pemilu House of Representatives, sementara 16 persen akan memilih Partai Demokratik Jepang (DPJ) pada pemilu 16 Desember mendatang. Hal ini bisa menjadi mimpi buruk bagi DPJ apabila ia tidak segera mengatur siasat kebijakan yang lebih unggul dibanding apa yang akan diluncurkan oleh LDP.

Sumber:
Anonim, ‘Economic Impact Drives Policy, LDP Pushing for Restart of All Reactors’, The Japan Times (online), 29 November 2012, http://www.japantimes.co.jp/text/nn20121129n1.html, diakses 1 Desember 2012.
W.D. Anggoro, ‘Desak PM Jepang Mundur, Pria ini Menyerang Bank’, Okezone.com (online), 23 November 2012, http://international.okezone.com/read/2012/11/23/413/722108/desak-pm-jepang-mundur-pria-ini-menyerang-bank, diakses 1 Desember 2012.
Anonim, ‘Partai Oposisi Jepang lebih Unggul’, Harian Analisa (online), 20 November 2012, http://www.analisadaily.com/news/read/2012/11/20/88658/partai_oposisi_jepang_masih_unggul/#.ULDt7-QoJmk, diakses 1 Desember 2012.

AMRI AZIS ARDHELAS (11/314628/SP/24612)

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s