Pemerintah Jepang Berjanji, Rakyat Tuntut Realisasi

Pasca peristiwa tsunami yang melanda Jepang 2011 lalu, permasalahan nuklir menjadi isu hangat yang digarisbawahi oleh masyarakat maupun pemerintah Jepang hingga saat ini. Terkuaknya pemalsuan data radiasi yang dilakukan oleh sub kontraktor Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Fukushima menjadi pemacu besar aksi tuntutan masyarakat terhadap pemerintah yang makin mengeras. Gejolak terhadap penggunaan tenaga nuklir sesungguhnya telah muncul sejak lama namun respon dari pihak pemerintah belum nampak secara signifikan hingga radiasi Fukushima terjadi. Permasalahan timbul secara kompleks sehubungan dengan penanganan kasus radiasi nuklir yang ada.

Wilayah Jepang timur mengalami kerusakan yang tidak dapat ditolerir atas hancurnya produktivitas lahan pertanian yang dimiliki oleh raktat dan kekecewaan mereka pun menimbulkan gejolak yang terus menerus memojokkan pemerintah. Pemerintah mendapatkan tuntutan yang berkecamuk kencang dari masyarakat yang menginginkan adanya perubahan serta perbaikan atas segala kekacauan yang terjadi . Berkaitan dengan hal tersebut, pemerintah Jepang saat ini telah berusaha memberikan output nyata bagi segala tuntutan yang dikemukakan oleh masyarakat melalui penjagaan ketat terhadap sistem nuklir yang berjalan. Pemerintah telah menutup 50 PLTN di berbagai wilayah Jepang dan hanya mengaktifkan 2 PLTN yang juga akan ditutup secara bertahap.

Goyahnya kepercayaan masyarakat akan keamanan penggunaan nuklir bagi keselamatan kehidupan mereka menjadi poin penting yang secara nyata memfokuskan pemerintah Jepang dalam menutup PLTN yang ada. Perdana Menteri Jepang Yoshihiko Noda berjanji akan menghapuskan secara bertahap keberadaan PLTN dalam beberapa dasawarsa mendatang terkait platform bagi partainya pada pemilu yang akan datang . Penyelesaian permasalahan nuklir dinyatakan secara tegas akan selambat-lambatnya dapat teratasi dalam kurun waktu 30 tahun dan pemerintah saat ini pun tengah memulai proses yang signifikan.

Rencana pemisahan diri atas ketergantungan penggunaan nuklir di Jepang sesunggunya tidak dapat berlangsung dengan cepat mengingat 30% dari tenaga listrik yang dimiliki Jepang berasal dari sumber tersebut. Penutupan sebagai perwujudan menjauhnya Jepang dari penggunaan nuklir merupakan hal yang diberlakukan demi memperjuangkan keselamatan dan kenyamanan pihak rakyat . Secara logis perencanaan tersebut memang akan sulit untuk diwujudkan ketika selama ini pihak Jepang telah mengandalkan nuklir sebagai pemasok tenaga listrik untuk kuota prosentase yang tidak sedikit. Tindakan pemerintah Jepang yang telah memberikan keutamaan bagi kepentingan rakyat tercermin melalui kebijakan atas penggunaan nuklir tersebut.

Namun sangat disayangkan bahwa pada awal isu tersebut timbul pemerintah kurang dapat memberi respon secara cepat dan nyata atas gejolak permasalahan nuklir yang ada. Akan lebih baik apabila pemerintah dapat meningkatkan rasa tanggap atas kepentingan masyarakat demi berjalannya keseimbangan dalam hubungan internal yang ada. Kuatnya suara masyarakat yang pada akhirnya mendapatkan tanggapan dari pemerintah menunjukkan kekuatan demokrasi yang dapat mempengaruhi arah keputusan maupun kebijakan pemerintah yang ada dalam suatu negara. Di sisi lain, sudah seharusnya masyarakat turut membantu pemerintah terkait proses tersebut demi terwujudnya kondisi nyata yang lebih baik bagi semua pihak . Perwujudan Jepang yang lebih baik tentunya dapat direalisasikan atas kerjasama dan harmoni yang baik serta pengertian dari pihak pemerintah maupun masyarakat.

Anggita Mega Mentari

11/314308/SP/24608

Source:

1. Kompas, Pemerintah Jepang Selidiki Dugaan Manipulasi Data Radiasi di Fukushima, 23 Juli2012,http://internasional.kompas.com/read/2012/07/23/04463765/Pemerintah.Jepang.Selidiki.Dugaan.Manipulasi.Data.Radiasi.di.Fukushima, diakses pada 25 November 2012

2. DW, Jepang Tinggalkan Energi Nuklir , 14 September 2012, http://www.dw.de/jepang-tinggalkan-energi-nuklir/a-16241962, diakses pada 27 November 2012

3. Radio Australia, Partai pemerintah Jepang akan hapuskan bertahap tenaga nuklir, 28 November 2012, http://www.radioaustralia.net.au/indonesian/2012-11-28/partai-pemerintah-jepang-akan-hapuskan-bertahap-tenaga-nuklir/1052882, diakses pada 27 November 2012

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s