Jepang Antisipasi Roket Korea Utara

Pemerintah akan mengambil semua langkah yang diperlukan untuk memberikan informasi secara cepat yang berkaitan dengan peluncuran roket Korea Utara akhir bulan ini (Desember), kata Perdana Menteri Yoshihiko Noda. Pernyataannya muncul setelah pemerintah dikritik karena keterlambatan dalam mengumumkan upaya Pyongyang untuk meluncurkan roket. Pada bulan April, pemerintah gagal untuk mengumumkan sebuah roket telah diluncurkan dari Korea Utara sampai sekitar 40 menit setelah Pyongyang benar-benar meluncurkan roket tersebut, meski telah memperoleh informasi mengenai peluncuran dari pasukan AS. Dikatakan pemberitahuan ditunda karena diperlukan untuk “memeriksa” fakta-fakta. Korea Utara mengumumkan hari Sabtu akan meluncurkan Kwangmyongsong-3 satelit observasi Bumi dengan roket pengangkut Unha-3 pada periode antara 10 Desember dan 22 Desember. Kepala Sekretaris Kabinet Osamu Fujimura mencatat, berdasarkan peluncuran gagal sebelumnya, bahwa kemungkinan puing-puing dari rudal jatuh di wilayah Jepang tipis.

Walaupun begitu, pemerintah Jepang tetap melakukan tidakan antisipasi bila roket yang diluncurkan Korea Utara mengalami kegagalan di udara dan puing-puingnya jatuh di wilayah Jepang. Jepang menyelesaikan pengerahan rudal-rudal pencegat guna bersiap menghadapi kemungkinan apapun terkait rencana peluncuran roket yang disebut Korea Utara sebagai roket pembawa satelit. Rudal-rudal ini akan melakukan pencegatan apabila ada bagian-bagian roket yang jatuh di atas Jepang. Jika Korea Utara terus maju dengan rencananya, peluncuran tersebut akan dimonitor oleh sebuah satelit peringatan dini AS dan dijejaki oleh radar di kapal-kapal Aegis SDF yang dikerahkan di Laut Cina Timur dan Laut Jepang serta juga radar berkemampuan tinggi di Provinsi Kagoshima dan Provinsi Okinawa. Seluruh informasi ini akan dikumpulkan di markas besar Komando Pertahanan Udara di pangkalan Udara SDF di Yokota dekat Tokyo. Rudal pencegat yang disebut Standard Missile 3 atau SM-3 dipasang di kapal-kapal Aegis, sementara rudal PAC-3 dikerahkan di Okinawa dan Kawasan Metropolitan Tokyo. Semua upaya tersebut dilakukan pemerintah Jepang untuk melindungi kawasan dan warganya dari kemungkinan bahaya peluncuran roket oleh Korea Utara. Dengan bekerjasama dengan Amerika Serikat diharapkan kemungkinan buruk yang terjadi dapat diatasi secara maksimal. Upaya tersebut sangat diperlukan tidak hanya guna melindungi wilayah Jepang sendiri, namun juga dapat dikatakan sebagai salah satu upaya untuk mengurangi tensi perselisihan di kawasan Asia Timur saat ini.

ACHDA DARY FARADISA  11/317762/SP/24655

Sumber:

1. The Japan Times Online, Noda vows quick info on North Korean rocket <online>, 5 Desember 2012,http://www.japantimes.co.jp/text/nn20121205f3.html, diakses 8 Desember 2012

2. NHK World, Jepang Selesaikan Pengerahan Rudal Pencegat <online>, http://www3.nhk.or.jp/nhkworld/indonesian/top/news01.html, diakses 8 Desember 2012
   

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s