Kekecewaan Masyarakat terhadap Noda Dorong LDP Bangkit

Triyanto Prabowo

11/320115/SP/24943

Kinerja Pemerintahan Noda tidak mampu memuaskan publik Jepang. Ketidakpuasan publik karena Noda dinilai lamban dalam menangani ekonomi dan krisis perbatasan dengan China. Dua permasalahan yang hangat ini tidak dapat diselesaikan oleh Noda dengan cepat memicu kekecewaan publik. Padahal untuk menghadapi pemilu yang sedianya akan dilaksanakan 16 Desember ini kedua isu tersebut seharusnya menjadi basis pencitraan partai. Akibat dari berlarut –larutnya dua masalah ini sangat menguntungkan LDP (Liberal Democratic Party), yang otomatis merugikan DPJ (Democratic Party of Japan) sebagai partai yang berkuasa sejak 2009. Dengan sigap LDP mengangkat kedua isu terpenting tersebut untuk pencitraan menghadapi pemilu dengan menawarkan solusi – solusi permasalahan terhadap kedua isu tersebut.

Dalam Kampanyenya, Abe calon perdana menteri dari LDP mengatakan bahwa ia kan memberikan stimulus moneter untuk membangkitkan ekonomi Jepang yang stagnan. Selain itu juga akan ada pengembangan pekerjaan umum untuk kembali membuat ekonomi reborn. Dalam janjinya LDP akan melakukan recovery terhadap Industri Jepang untuk  kembali memabngkitkan pertumbuhan ekonomi. Industri terutama manufaktur merupakan penyokong ekonomi Jepang karena komoditas ekspor Jepang yang utama adalah barang Industri. Sehingga LDP berpendapat bahwa kunci peningkatan ekonomi Jepang dan perbaikan ekonomi secara menyeluruh adalah kembali membangkitkan Industri. Dalam perspektif masyarakat, LDP memberi angin segar diantara kemelut ekonomi Jepang yang semakin tidak jelas harus diselesaikan dengan kebijakan model apa oleh pemerintahan Noda.

Krisis Senkakku dengan China juga merupakan faktor penting dalam penurunan kepercayaan publik terhadap Noda dan DPJ. Pemerintahan Noda dinilai berlarut – larut dalam menangani krisis tersebut, serta tidak melakukan komunikasi yang signifikan untuk segera menyelesaikan permasalah krisis Senkakku. Sedangkan di sisi lain, ekonomi Jepang semakin terpuruk karena banyak perusahaan Jepang di China yang mendapat masalah pasca krisis memanas. Pabrik perusahaan Jepang yang dibakar, adanya mogok kerja dan boikot produk oleh masyarakat China sangat memukul ekonomi makro Jepang. Kemudian dari produk eskpor Jepang ke China yang diboikot otomatis membuat neraca pembayaran Jepang tidak stabil. Sehingga perbaikan hubungan politik memang sudah seharusnya dilakukan, namun Noda dengan sikap kehati – hatianya malah dianggap masyarakat Jepang sebagai sikap ketidaktegasannya dalam mengambil posisi pada krisis pebatasan ini.

Krisis perbatasan juga membuat adanya kekahwatiran kedua negara. Masyarakat Jepang menginginkan penyelesaian cepat malasah perbatasan ini karena hal tersebut membuat publik merasa terancam. Apalagi posisi Jepang sebagai negara yang tidak mempunyai militer, sedangkan posisi militer China yang lebih kuat otomatis membuat publik Jepang khawatir. Kemudian adanya unjuk rasa anti – Jepang di China mengancam warga Jepang yang tinggal di China. Hal tersebut membuat publik menekan Noda untuk segera memperjelas alur komunikasi dengan China dan membuat gebrakan penyelesaian krisis di akhir kepemimpinannya. Namun respon dari noda masih belum jelas mengani hal ini. Menjawab dari tuntutan masyarakat, LDP dalam kampanyenya menekankan mengenai pentingnya sikap yang jelas dan tegas dalam penyelesaian krisis Senkakku. Dalam ketegasannya tersebut LDP melalui Abe berjanji akan membuat struktur yang jelas mengenai status Senkakku, melakukan politik halus dan menahan kemarahan publik kedua negara dan melakukan kunjungan kenegaraan pertamanya ke China untuk membahas  krisis penyelesaian ini.

Kekecewaan masyarakat Jepang terhadap pemerintahan Noda terbukti dari hasil survey media – media Jepang yang mengatakan bahwa publik Jepang merasa Noda tak sanggup memenuhi ekspektasi masyarakat. Dalam komentar – komentar yang dirilis oleh International press banyak masyarakat yang kecewa dengan kinerja Noda dalam ekonomi dan penyelesaian krisis perbatasan dengan China. Kekecewaan tersebut menaikkan dua isu tersebut menjadi isu penting dalam menyongsong pemilu. Pada akhirnya kinerja Noda memperburuk posisi DPJ dan solusi yang ditawarkan dalam kampanye LDP berhasil mencuri perhatian publik Jepang. Dengan adanya hal tersebut, LDP dengan Abe optimis akan berhasil memenangkan pemilu, baik pemilihan legislatif dan akan diikuti kemenangan pemilihan eksekutif. Optimisme tersebut juga didukung oleh data survey media bahwa LDP akan kembali merajai perpolitikan Jepang pada pemilu 2012 ini.

Referensi dan sumber :

Anonim ,“Japan election: Shinzo Abe and LDP in sweeping win – exit poll”, http://www.bbc.co.uk/news/world-asia-20745165 diakses pada 16 Desember 2012

Anonim ,“Main opposition party may win Sunday’s election – surveys”,

http://www.tokyotimes.com/2012/main-opposition-party-may-win-sundays-election-surveys/ diakses pada 16 Desember 2012

Tetsushi Kajimoto,“construction industry likely to be big winner if LDP returns to power”, http://www.japantoday.com/category/politics/view/construction-industry-likely-to-be-big-winner-if-ldp-returns-to-power diakses pada 16 Desember 2012

Anonim, “LDP favored to win lower house election”, http://www.japantoday.com/category/politics/view/jaded-voters-set-to-return-to-what-they-know diakses pada 16 Desember 2012

 Antoni Slodkowski,  “Abe will try to avoid serious clash with China, LDP lawmakers say”,

http://www.japantoday.com/category/politics/view/abe-will-try-to-avoid-serious-clash-with-china-ldp-lawmakers-say diakses pada 16 Desember 2012

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s