Kembalinya Shinzo Abe sebagai Perdana Menteri Jepang

Stevani S.
11/319989/SP/24933

Shinzo Abe merupakan Perdana Menteri Jepang di tahun 2006, yang kemudian mengundurkan diri satu tahun kemudian, lebih tepatnya pada Bulan September 2007 terkait dengan skandal keuangan, dan kekalahan partainya. Meski dirinya pernah “gagal” hingga mengundurkan diri dari jabatan Perdana Menteri, pada tahun 2012 ini Shinzo Abe kembali mencalonkan dirinya dan memenangkan kursi Perdana Menteri bersama dengan partainya, LDP (Liberal Democratic Party). Dalam pidatonya, Shinzo Abe mengatakan bahwa selama 3,5 tahun ini, DPJ (Democratic Party of Japan) telah memporak-porandakan Jepang, terutama dalam bidang ekonomi. Abe sendiri mengatakan telah memiliki berbagai rencana dalam mengembalikan kondisi perekonomian Jepang dan juga menyatakan keinginannya untuk mengubah UUD Jepang yang menyangkut bidang pertahanan diri. Hal lain yang disinggung Abe adalah mengenai pemusatan rekonstruksi bencana alam yang terletak di Tokyo, menjadi di daerah yang terkena bencana. Beliau juga menjanjikan adanya peningkatan dalam hubungan internasional Jepang demi meningkatkan citra Jepang di mata internasional.
Dalam pidato yang berlangsung pada tanggal 16 Desember 2012 pukul 22.30 waktu Jepang tersebut, Abe juga menyatakan dengan tegas bahwa partainya tidak akan bekerja sama dengan DPJ karena adanya perbedaan paham dan kerasnya persaingan antara kedua partai tersebut dalam pemilu. Hingga pukul 23.00 waktu Tokyo, LDP sudah mendapatkan 255 kursi dan partai yang akan diajak kerja sama, Komeito, sudah mendapatkan 24 kursi. Partai Restorasi (Isshinnokai) mendapatkan 32 kursi. Sisanya, Minnanoto (Partai Masyarakat) mendapat 11 kursi dan sisa kursi yang belum diketahui masih 110 kursi. Sementara DPJ hanya mendapatkan 35 kursi (1).
Mengingat saat ini Jepang tengah mengalami konflik dengan negara tetangganya, yakni Cina, terkait dengan kepulauan Senkaku, Abe mengatakan bahwa sebisa mungkin beliau akan menghindari terjadinya eskalasi konflik. Bahkan, Abe telah menetapkan Cina sebagai negara pertama yang akan dikunjunginya setelah dirinya terpilih sebagai Perdana Menteri Jepang (2).
Terpilihnya kembali Shinzo Abe sebagai Perdana Menteri Jepang cukup membuktikan bagaimana kepercayaan masyarakat akan dirinya sebagai seorang pemimpin negeri tersebut. Selain itu, kemenangan telak dari LDP ini mungkin juga didasari pada hilangnya kepercayaan masyarakat pada DPJ, yang bisa dianggap gagal dalam memajukan kondisi perekonomian Jepang dan justru membawa kemunduran. Yang pelru diingat adalah bahwa LDP harus mampu membuktikan bahwa dirinya memang sanggup memperbaiki kondisi Jepang. Apalagi saat ini Jepang tengah menghadapi berbagai permasalahan baik di dalam negerinya (permasalahan ekonomi dan pemulihan pasca bencana alam yang terjadi di Jepang), maupun dalam hubungannya dengan negara lain (persengketaan dengan Cina). LDP memiliki banyak tugas dan tuntutan yang harus bisa mereka kerjakan jika mereka tidak ingin bernasib sama dengan DPJ pada pemilu yang baru saja terjadi.

sumber :
(1) Tribunnews “Janji PM Jepang yang baru”, diakses dari http://www.tribunnews.com/2012/12/16/inilah-janji-pm-jepang-yang-baru-shinzo-abe pada pukul 22.15 wib
(2) Japantoday “Abe will try to avoid serious clash with China”. Diakses dari http://www.japantoday.com/category/politics/view/abe-will-try-to-avoid-serious-clash-with-china-ldp-lawmakers-say pada pukul 22.20 wib

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s